Sabtu, 09 Oktober 2010

Pelayanan Standar Internasional PLN

JAKARTA (Suara Karya) Setelah mencanangkan Indonesia bebas pemadaman bergilir, kini FT PLN (Persero) mencanangkan target standardisasi secara internasional menyangkut mutu dan kualitas pelayanan listrik di Jawa.
Diharapkan, target ini bisa direalisasikan mulai 30 November 2010. Pencanangan ini dilakukan setelah tercapainya target bebas pemadaman bergilir di seluruh Indonesia pada 30 Juni 2010 lalu. "
"Pencapaian target mutu dan kualitas pelayanan berstandar internasional di Jawa memang memungkinkan. Ini karena tersedianya infrastruktur pendukung untuk menuju ke arah itu," kata Direktur Utama PLN Dahlan Iskan, dalam keterangan persnya, Rabu (28/7) malam, di Jakarta.
Menurut dia, pada November 2010, kapasitas pembangkit akan bertambah sekitar 2.300 megawatt (MW), sehingga cadangan listrik lebih ideal. Dengan ini, PLN juga dapat melayani daftar tunggu calon pelanggan yang meminta sambungan listrik.
Tambahan daya akan diperoleh dengan masuknya beberapa proyek PLTU 10.000 MW, yaitu PLTU Indramayu, PLTU Rembang, PLTU Suralaya 8, dan PLTU Paiton 3," tutur Dahlan,
Di samping itu, dijadwalkan pada Oktober 2010 nanti akan tiba.6 unit trafo interbus transformer (IBT) yang akan memperkuat aspek transmisi. Sedangkan terkait distribusi, pada tahun ini juga akan ada tambahan 5.000 trafo tiang.
Target untuk membuat mutu dan kualitas layanan listrik di Jawa berstandar internasional memang cukup berat. Namun, PLN membuktikan bahwa target yang lebihberat dengan membebaskan Indonesia dari krisis listrik berupa pemadaman bergilir dapat dicapai pada 30 Juni 2010 lalu," ujar Dahlan.
Terkait kualitas layanan berstandar internasional ini, PLN Distribusi Jakarta dan Tangerang (Disjaya) optimistis rencana pelayanan kelas dunia di wilayahnya dapat diterapkan mulai 27 Oktober 2010.
Proyek perdana layanan berstandar internasional PLN Disjaya ini akan diterapkan pada lima unit Area Pelayanan Jaringan (APJ) PLN Disjaya dan Tangerang, yaitu APJ Menteng, APJ Bulungan, APJ Mampang, APJ Bintaro, dan APJ Serpong.
"Kita optimis, bisa terlaksana. Persiapan sudah mencapai 50 hingga 60 persen, baik dari infrastruktur jaringan maupun sumber daya manusia," kata Ketua Tim Layanan Berkelas Dunia PLN Ultrisa Medna Warman, (a choir)


http://bataviase.co.id/node/318099

Tidak ada komentar:

Posting Komentar